Minta Pemerintah Segera Angkat Tenaga Honorer K2

Minta Pemerintah Segera Angkat Tenaga Honorer K2

Forum Tenaga Honorer K2 (FTH-K2) Kabupaten Probolinggo menuntut pemerintah untuk mengangkat 165 tenaga honorer K2 di Probolinggo menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pasalnya, sebanyak 165 tenaga honorer K2 telah dinyatakan memenuhi syarat dan dinyatakan lolos ujian oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Namun, pemerintah daerah setempat belum melakukan proses lebih lanjut untuk mengirimkan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) kepada BKN.

"Sampai sekarang kami belum menerima SK dari BKN. Ini menyebabkan nasib kami tidak jelas," jelas koordinator Forum Tenaga Honorer K2 Kabupaten Probolinggo Jhonson, Jakarta, Sabtu (7/11/2015).

Menurut Jhonson, tenaga honorer K2 sangat berharap bapak-bapak anggota DPR RI mendengar aspirasinya, dan bisa mencarikan solusi bagi 165 tenaga honorer K2.

Pada kesempatan yang sama, politisi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah pusat untuk mencarikan solusi sehingga ada titik terang.

"Pemerintah Pusat harus mengambil langkah konkret atas kasus tersebut, sebab ini bagian dari upaya penegakan aparatus sipil negara sebagaimana visi Pemerintahan Jokowi-JK," kata Misbakhun.

Berdasarkan aduan tenaga honorer K2 yang diduga ada upaya Pemerintah Daerah menutup peluang mereka, Misbakhun menyayangkan Pemerintah Daerah yang diduga menutup peluang orang untuk mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak. Pasalnya, hal itu adalah mandat Konstitusi.

“Menutup kesempatan setiap orang untuk hidup dan mempertahankan hidup dan kehidupannya adalah tindakan melanggar Konstitusi,” tambahnya.

Menurut Misbakhun, masalah pengangkatan tenaga honorer K2 menjadi komitmen bersama. Dirinya tidak ingin mempolitisir masalah ini. Meski sebenarnya, lanjut dia, yang paling gampang menyentil itu anggota DPRD setempat.

"Mungkin ini menjadi rumit karena kondisi politik di lokal. Ini butuh politik tingkat tinggi," tambahnya.

Politisi Golkar ini berjanji akan berupaya untuk tetap memperjuangkan nasib tenaga honorer K2 menjadi CPNS tahun depan.


"Insya allah Saya akan kawal pembahasan RAPBN-P 2016 agar ada alokasi belanja pegawai untuk mengangkat tenaga honorer K2 menjadi CPNS tahun depan," pungkasnya. 

Demikian informasi ini disampaikan, semoga bermanfaat bagi kita semua, dan khususnya untuk para guru yang ingin membutuhkan perangkat pembelajaran Kurikulum 2013, dapat mengunjungi web RPP SMP Kurikulum 2013, terima kasih sudah membaca artikel ini. (Sumber : okezone)

1 Response to "Minta Pemerintah Segera Angkat Tenaga Honorer K2"

  1. guru yang sukuan di negeri juga pengadianku udah lamaaaaaa

    BalasHapus